Thursday, August 25, 2016

Karena Kita Mencintai ...

Abdian
Apabila ’Aku mencintaimu karena Dikau mencintaiku’,
maka Cintamu menjadi semata-mata seperti reaksi transaksi timbal balik,
seperti seseorang sedang berjualan
dan yang satunya sedang membeli di hiruk pikuk sebuah pasar.

Dan Cintamu bukanlah lagi sebuah ’cinta yang sakral tanpa syarat’
Akan tetapi lebih menjadi hal lumrah yang murah
dan diperoleh dengan sangat mudah.

Mencintai tidak mengenal meminta balasan
ataupun segala bentuk imbalan apapun sebagai balasannya;
atau bahkan tidak merasakan perasaan bahwa Engkau sedang memberi sesuatu –
karena perasaan memberi akan membuatmu menunggu balasan,
apapun bentuknya
walau sekedar ungkapan terimakasih atas pemberianmu,

Mencintai lebih dari memberi sesuatu,
Ketika Engkau mencintai
Engkau berbagi bagian kehidupanmu yang terindah

Karena:
’Mencintai membuat Dirimu menjadi insan yang bebas’
Memberi tanpa ikatan dan keterlekatan
yang menanti balasan,
menunggu pamrih apapun,
maupun menunggu jawaban:
’Aku juga cinta Kamu.’
(Terjemahan bebas ’What is Love’ by J. Khrisnamurti.oleh Emmy LD)

Dikutip dari sebuah email yang masuk ke inbox 

Tuesday, August 9, 2016

Halo Payakumbuh, Its me #trip-3

Abdian
Cerita tentang trip ketiga liburan ini dimulai..

trip kali ini berawal dari fikri yang mengajak jalan melalui chat wa. seorang abdian ketika mendapati sebuah undangan jarang sekali untuk dia tolak. ya, ajakan tersebut saya iya kan walaupun dia bilang kami pakai motor dan anak cewek di mobil dalam perjalanan pergi 4 jam an, tetap saya iyakan. Dan wow, saya akan jalan-jalan lagi.

Seperti yang saya ceritakan di postingan saya sebelumnya pada trip-1. kali ini kami akan pergi ke payakumbuh lagi dan bukit tinggi. ketika pergi ke tempat da nofal di payakumbuh itu, kami belum sempat untuk pergi ketempat wisata yang ada disana. alasanya karena kurangnya waktu dan sampai di payakumbuh saja waktu itu sudah hampir ashar. ya, kami kemarin banyak berhenti.


and the time has come...

Monday, August 8, 2016

Painan dan Anak-Anak Bengkulu #trip-2

Abdian
HALOOOOO..


DIpostingan ini saya akan mencoba menceritakan tentang trip saya yang kedua dalam beberapa hari ini. cerita ini bisa dikatakan sedikit telat diceritakan karena terjadi 3 hari yang lalu. tetapi bak kata orang bijak, biarlah telat daripada tidak sama sekali #paansih.

Hari itu merupakan hari mencuci saya. tumpukan pakaian yang sudah memnuhi ember besar itu telah saya rendam dan tinggal menunggu untuk di bilas. piring kotor, serta lantai kos juga sudah saya bersihkan. ya hari itu saya rajin. hahah planing untuk apa yang dilakukan dilabor sudah saya persiapkan. ya, kalau tidak salah saya ingin mengurus blog saya lagi dengan menggunakan wifi labor. ketika jam menunjukkan jam 11 seperempat, saya membuka (saya jarang baca pesan kalau lagi ada kesibukan). dan waktu itu saya melihat pesan di linedari kawan bengkulu. dia mengajak saya untuk jalan-jalan, dan dia katakan pergi sekarang. cucian belum dibilas, perut tak terisi, ditambah lagi saya belum mandi saya mengiyakan ajakannya.

jam setengah 12 lewat saya pergi ke tempat kontrakan mereka. tujuan kami waktu itu ke jembatan akar di painan, kira-kira 2 jam dari kota padang. dalam pikiranku mereka sudah siap untuk berangkat dan hanya tinggal menungguku. sesampainya disana betapa terkejutnya saya ketika melihat mereka lagi bersantai-santai (untung mereka sudah mandi). dan akhirnya saya izin untuk makan terlebih dahulu karena saya yakin perjalanan ini akan jauh dan mungkin saya tidak akan kuat apabila tidak makan. oh saya, yang mengajak itu gunawan dan juga ada irfan, teman smp saya dulu yang main ke padang. ya mereka berdua ini dulu teman pramuka saya ketika sma. dan untuk irfan, dia yang mengenalkan saya dengan blog dan juga pramuka. ya,waktu smp kelas 2 saya pertama kali masuk pramuka karena ditemani dia.


Wednesday, August 3, 2016

Aku dan Jam Gadang #Trip-1

Abdian
Pukul 23 lewat 5 saya mencoba memulai menulis tentang cerita beberapa hari ini. kupikir sayang jika tidak dimasukkan dalam sobat kecilku ini. walaupun keadaan tubuh memang letih semua, iringan musik mp3 dilaptop membuatku bersemangat.

seminggu terakhir ini banyak yang sudah terjadi. hari-hari saya dipenuhi oleh agenda jalan-jalan dan juga diselingi istirahat seharian, kelabor, rapat angkatan dan masih banyak yang lainnya. seperti hari sabtu kemarin saja saya mendapat pengalaman yang menarik ketika pergi ke payakumbuh untuk memenuhi undangan nikahan abangnya da nofal. ya sesuatu yang baru pertama kali saya lihat.

waktu itu kami para anggota labor eldi berencana pergi ke payakumbuh dengan mobil ade. jumlah kami terhitung banyak untuk ukuran satu mobil xenia. dari padang saja kami ada ber 9 orang didalam mobil itu, yang berarti ada 1 baris yang duduk sampai 4 orang, mobil xenia. dan ketika sampai padang panjang, ditambah lagi 1 muatan hingga akhirnya mencapai 10 orang. muat, tetapi tabah saja menahan sempitnya ruang gerak.

sesampainya di payakumbuh, kami disambut oleh da nofal. walaupun sudah sampai, kami belum masuk kedalam, kami masih menunggu aiqi karena hadiah pernikahannya ada sama dia (atau menunggu hadiahnya?). Ketika dia sampai, kami masuk, bersalaman dengan orang tua da nofal, kemudian mengambil hidangan yang sudah disiapkan (baru sampai langsung makan aja. hahah). disana saya menyadari ada hal yang aneh. waktu selesai makan, saya mendengar percakapan anak kecil sesamanya dengan bahasa sekitar (minang payakumbuh). terus terang, saya tidak mengerti apa yang mereka katakan. astaga, apa artinya, saya tidak tau. dari situ saya sadar, jika disini beda dan seperti itu. berarti di daerah lain juga punya ciri khas sendiri, walaupun sama-sama dalam rumpun bahasa minang.

Semoga SAMAWA da


Lalu dari payakumbuh kami menuju perjalanan pulang...

saat diperjalanan saya pikir mobil ini akan langsung kepadang. tetapi didalam mobil ada yang bilang kalo saya belum pernah ke jam gadang di bukit tinggi. ya memang benar, saya belum pernah. saya hanya pernah melihat dari foto dan membaca sejarah tentang jam itu saja. tapi dari percakapan disana, saya tidak tau kalau mobil ini akan mengarah kesana. namun akhirnya mobil memang mengarah ke arah sana, dan ketika saya melihat jamnya dari kejauhan, saya terpesona :D 

Dalam pikiran saya selama ini, jam gadang itu berada di sebuah bukit, jauh dari keramaian, dan di pinggir kota. ternyata semuanya salah, jam gadang ternyata pusat 0km nya kota bukit tinggi, dikeliling oleh toko kecil maupun besar, dan juga selalu ramai dikunjungi wisatawan. dan akhirnya saya melihat jam itu. :D terimakasih ke anggota eldi yang telah mewujudkan impian itu. sempat berpikir untuk ngetrip sendiri kesana (serius loh, sedih ya). 

foto-fotonya besok ya. fakir kuota ini :(

Ceritanya lanjut di pos berikutnya ya.